Menu

Mode Gelap
Wakil Bupati Poso Resmi Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1447 H Lebaran Berbeda di Indonesia, Bukan Hal Baru Hilal tidak Penuhi kriteria, Kemenag RI tetapkan Hari Raya Idul Fitri di Hari Sabtu 21 Maret 2026 Hasil Sidak, Harga Daging Naik dan Stok Beras di Sulteng Aman 4 Lokasi di Palu, Cocok Beli Baju Lebaran Seribuan Pemudik asal Palu, Ikuti Program Berani Mudik Tahun ini

Berita Hari Ini

Seharian, CCSP Sulteng Gelar Sharing Session Soal Industri Sablon

badge-check


					Seharian, CCSP Sulteng Gelar Sharing Session Soal Industri Sablon Perbesar

Kegiatan Sharing Session yang digelar Komunitas Sablon Sulteng atau CCSP (Foto : Ist)

Pertigasulteng.com, Palu – Selama sehari, Komunitas Sablon Sulawesi Tengah atau Centeral Celebes Screen Printers (CCSP), Minggu (19/11) mengelar Sharing Session atau tukar pengalaman terkait Managemen pengelolaan usaha percetakan khususnya Bidang Sablon Baju.

Ketua CCSP Sulawesi Tengah Ibnu Saleh Afif mengatakan, kegiatan sharing session yang berlangsung selama sehari ini, dimaksudkan untuk jadi tempat bertukar pikiran bagi para pelaku usaha Sablon di Sulawesi Tengah.

Hal ini dimaksudkan, agar keberadaan pelaku usaha sablon di Palu menjadi lebih berkembang, seperti dari pengelolaan managemen bisnis maupun sektor keuanganya.

Ucapan terima kasih pun, disampaikanya bagi semua pihak yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan CCSP dan berharap pelaksanaan kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan.

“terima kasih semua sponsor maupun pihak yang mendukung kegiatan ini” Jelasnya.

Pemateri yang juga CEO Tigalapan Kaos Andi Machfud Mulyadi menyebutkan, sesungguhnya dalam mengembangkan keberadaan usaha Sablon maupun sektor usaha turunan lainnya.

Diyakininya, selain dari sisi Managemen Bisnis maupun Pengelolaan Keuangan yang harus terus menajid perhatian.

Terpenting, adanya ketahanan yang dimiliki pelaku usaha tersebut dari sisi maindset atau pola pikir yang harus terus diasah

Maindset disini maksudnya, yakni mengingat dan mempertahankan alasan kenapa ingin menjadi pelaku usaha sablon ketika baru memulai usahanya.

“Jadi yg terpenting itu, apa yg menjadi alasan awal memulai usahanya itu” Ungkapnya.

Karena menurutnya, ditengah tantangan maupun hambatan yang seringkali dihadapi setiap pelaku usaha sablon, ketika ingin mundur atau mau menyerah saat bisnis mulai berjalan, haruslah mengingat yang menjadi alasan awal dia memulai usahanya tersebut.

Baik karena alasan keluarga, ingin memberikan nafkah kepada diri sendiri, maupun semacamnya.

Karena dengan begitu, semangat dari setiap pelaku usaha tersebut akan kembali bangkit dan enggan untuk menyerah. (Admin)

Baca Lainnya

Wakil Bupati Poso Resmi Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1447 H

20 Maret 2026 - 16:49 WITA

Lebaran Berbeda di Indonesia, Bukan Hal Baru

19 Maret 2026 - 14:30 WITA

Hilal tidak Penuhi kriteria, Kemenag RI tetapkan Hari Raya Idul Fitri di Hari Sabtu 21 Maret 2026

19 Maret 2026 - 13:52 WITA

Hasil Sidak, Harga Daging Naik dan Stok Beras di Sulteng Aman

17 Maret 2026 - 10:53 WITA

4 Lokasi di Palu, Cocok Beli Baju Lebaran

16 Maret 2026 - 15:05 WITA

Trending di Entertainment