Menu

Mode Gelap
OPINI : Seberapa Besar, Pengaruh Puasa Screen-Time Mengurangi Perilaku Konsumtif Teknologi Digital di Era AI Perang, Sebabkan Harga Plastik Ikut naik Selama 12 hari, Imunisasi Campak dilakukan di Kota Palu Terbakar, Bangunan Dekat Kompleks Palu Plaza Awali Haul Guru Tua ke 58, Festival Raudah digelar di Palu Hasil Sidak Walikota Palu, Taman Lasoso Tampak Rapi

Berita Hari Ini

25 Tahun Berkesenian, Seniman Palu Raih Anugerah Kebudayaan Indonesia Kategori Pembaru

badge-check


					25 Tahun Berkesenian, Seniman Palu Raih  Anugerah Kebudayaan Indonesia Kategori Pembaru Perbesar

Ainar Tri Asita (Jilbab Merah) saat Menerima Penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia 2024 Kategori Pelopor atau Pembaru Koreografer Tari (Foto : Istimewa)

Pertigasulteng.com, Palu – Hampir 25 tahun berkecimpung di bidang kesenian khususnya Seni Tari, Seniman Asal Kota Palu Ainar Tri Asita di Bulan September 2024, berhasil meraih Penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia tahun 2024 di Kategori Pelopor atau Pembaru Koreografer Tari.

Ditemui Kamis (19/9) di Sekretariat Komunitas Seni Lobo, Ainar Tri Asita mengatakan, Penghargaan yang diraihnya belum lama ini sesungguhnya merupakan hasil dari perjalanan panjang dirinya dalam berkesenian.

Ia pun mengaku diawal, tidak menyangka dapat terpilih dalam penganugerahan yang diberikan langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di Jakarta.

Karena dalam penilainya sendiri, melibatkan banyak pihak seperti dari instansi maupun pelaku seniman Profesional.

“Penilaianya, memang banyak dari seniman yang sudah profesional” Ungkapnya.

Meskipun demikian, Ia pun tidak menjadikan Pencapaian yang diraihnya saat ini tujuan akhir dari dirinya selama ini berkesenian.

Ia dan Komunitas Seni Lobo yang didirikan Bersama Seniman Lainnya di Kota Palu salah satunya Arifin Baderan atau Ka Ipin, masih memiliki tujuan yang jelas sampai hari ini yakni memberikan ruang seluas – luasnya terhadap Pelaku Seni di Kota Palu untuk bersama – sama meningkatkan pengetahuan dan nilai Komersialitas di bidang Seni.

Karena itu juga, Keberadaan Komunitas ini terus Fokus dalam menjalankan programnya, seperti gelaran Festival Sastra Tadulako Notutura (FSTN) 2024 serta sejumlah event Tari lainnya seperti Palu Menari festival.

“Mulai 2019, kami buat Palu Menari, kemudian ada juga Festival Sastra di tahun 2023 hingga di tahun 2024 ini” jelasnya.

Tujuanya Kedepan, melalui Event semacam ini akan menjadi media berkarya bagi banyak pelaku seni tiap tahunya di Kota Palu. (Redaksi)

Baca Lainnya

OPINI : Seberapa Besar, Pengaruh Puasa Screen-Time Mengurangi Perilaku Konsumtif Teknologi Digital di Era AI

8 April 2026 - 11:08 WITA

Perang, Sebabkan Harga Plastik Ikut naik

7 April 2026 - 12:27 WITA

Selama 12 hari, Imunisasi Campak dilakukan di Kota Palu

7 April 2026 - 04:50 WITA

Terbakar, Bangunan Dekat Kompleks Palu Plaza

7 April 2026 - 02:43 WITA

Awali Haul Guru Tua ke 58, Festival Raudah digelar di Palu

29 Maret 2026 - 00:28 WITA

Trending di Berita Hari Ini