Menu

Mode Gelap
Ketua YPPB Sebut, Lebih 90 Persen Mahasiswa Unazlam Dapat Beasiswa Protes Soal Family Visit Atau Cuti Keluarga, PT GNI Sebut akan Berlaku Januari 2027 Wabup Poso Jemput Peluang Besar Kakao Sulawesi di Forum Strategis Makassar Seleksi Talent Detection Jadi Langkah Strategis Cetak Bibit Unggul Futsal Sulteng OPINI : Seberapa Besar, Pengaruh Puasa Screen-Time Mengurangi Perilaku Konsumtif Teknologi Digital di Era AI Perang, Sebabkan Harga Plastik Ikut naik

Berita Hari Ini

Singgung Dana Desa, Pj Bupati Parimo minta maksimalkan Atasi Stunting

badge-check


					Singgung Dana Desa, Pj Bupati Parimo minta maksimalkan Atasi Stunting Perbesar

Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupate Parigi Moutong bersama-sama Pemerintah Desa, Kecamatan, serta TP-PKK

Pertigasulteng.com, Parigi Moutong – Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupate Parigi Moutong bersama-sama Pemerintah Desa, Kecamatan, serta TP-PKK, Selasa (12/12) digelar bertempat di Kantor Bupati Parigi Moutong.

Pj Bupati Parigi Moutong Richard Arnaldo mengatakan, saat ini dengan besaran pengelolaan dana desa yang mencapai 1 Milyar lebih Per desa, mestinya dapat dimaksimalkan dengan lebih baik lagi, dalam mengatasi persoalan di tingkat Desa yang seirngkali muncul.

Diantaranya, dalam mengurangi pendudukan miskin, mengurangi angka stunting, maupun membuat berbagai program inovasi yang membuat penggunaan anggaran yang diberikan Pemrintah Pusat tersebut, dapat terkelolah dengan lebih maksimal.

Karena itu juga, ia meminta peran semua pihak termasuk TP – PKK di tingkat Desa maupun Kecamatan, untuk dapat lebih ditingkatkan.

“Peran Lembaga Kemasyarakatan Desa dalam hal ini tim penggerak PKK desa sebagai mitra Pemerintah Desa dalam perencanaan dan pembangunan Desa perlu ditingkatkan, Lembaga Kemasyarakatan Desa seperti LPMD memiliki peran penting dalam perencanaan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Karang Taruna Desa berperan dalam peningkatan kesejahteraan sosial Desa, posyandu sebagai penyelenggara usaha kesehatan serta PKK bertanggung jawab dalam pembicaraan kesejahteraan keluarga,” jelasnya.

Dijelaskanya juga, saat ini yang perlu kembali menjadi perhatian selain persoalan stunting, yakni meningkatkan program ketahahan pangan dengan kembali mengalakkan Program penanaman kembali cabe di pekarangan rumah tiap warga.

Hal ini perlu dilakukan, untuk bersama – sama mengatasi tingginya harga cabe dipasaran, sehingga mencegah inflasi. (Admin)

Baca Lainnya

Ketua YPPB Sebut, Lebih 90 Persen Mahasiswa Unazlam Dapat Beasiswa

10 Mei 2026 - 12:48 WITA

Protes Soal Family Visit Atau Cuti Keluarga, PT GNI Sebut akan Berlaku Januari 2027

6 Mei 2026 - 02:02 WITA

Wabup Poso Jemput Peluang Besar Kakao Sulawesi di Forum Strategis Makassar

5 Mei 2026 - 06:13 WITA

Seleksi Talent Detection Jadi Langkah Strategis Cetak Bibit Unggul Futsal Sulteng

4 Mei 2026 - 07:39 WITA

OPINI : Seberapa Besar, Pengaruh Puasa Screen-Time Mengurangi Perilaku Konsumtif Teknologi Digital di Era AI

8 April 2026 - 11:08 WITA

Trending di Berita Hari Ini