
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid (Kedua dari Kiri) (Foto : Istimewa)
Pertigasulteng.com – Rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah (RPJMD) sejak Sabtu (8/3) mulai di susun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan, penyusunan RPJMD untuk masa Pemerintahanya agar tidak hanya menjadi dokumen teoritis semata, namun juga di implementasikan.

Saat ini menurutnya, semakin banyak tantangan yang harus dihadapi seperti angka kemiskinan yang tinggi, kemudian angka pengangguran yang tidak teratasi secara optimal, hingga keterbatasan infrastruktur di masyarakat.
Karena itu, dengan mengusung konsep “sulteng Nambaso”, diyakininya daerah harus maju di segala bidang dengan program – program strategis yang bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
“daerah ini harus maju di segala bidang dengan program-program strategis yang bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat” jelasnya.
Karena itu juga, Pemerintahanya menargetkan untuk penyelesaian RPJMD dan dapat masuk ke DPRD di tanggal 17 Maret mendatang.
Kepala Bappeda Sulawesi Tengah Christina Shandra Tobondo menjelaskan, penyusunan RPJMD kali ini harus berbasis data dan kondisi riil di lapangan.
Ia pun menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten/kota, serta stakeholder lainnya agar kebijakan yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap program dalam RPJMD ini memiliki indikator keberhasilan yang jelas, sehingga dapat diukur secara objektif dalam pelaksanaannya,” ujarnya. (Redaksi)













