Menu

Mode Gelap
Minimalisir Potensi Bencana di Desa Rogo, Ada Program Jaga Rogo di Sigi   Terbalik, 2 Mobil Adu Banteng di Palu Ditemukan di Area Tambang, Situs Purbakala di Poso Rusak Baru diresmikan, Kantor Kelurahan Tipo Selesai dibangun Sejak 6 bulan lalu Jelang Akhir Tahun, Kemana Bagusnya di Palu Terdampar, Paus 16 Meter Mati di Morut

Berita Hari Ini

Minimalisir Potensi Bencana di Desa Rogo, Ada Program Jaga Rogo di Sigi  

badge-check


					Minimalisir Potensi Bencana di Desa Rogo, Ada Program Jaga Rogo di Sigi   Perbesar

Pertigasulteng.com – Selama 5 hari rangkaian Program Tanggung jawab sosial dan lingkungan atau (TJSL) bertajuk Jaga Rogo, digelar di Desa Rogo Kabupaten Sigi, dari tanggal 10 hingga 15 Februari yang lalu.

Program yang dilaksanakan PLN UPT Palu bekerjasama dengan Yayasan Rumah dua jari beserta sejumlah intansi lain tersebut, selain diisi dengan FGD terkait kesiapsiagaan Bencana, ada juga penyerahan paket siaga bencana.

Adapun pemberian paket bantuan siaga bencana seperti tenda siaga bencana, sirine peringatan dini, lampu darurat, senter dan headlamp, tali karmantel, life jacket, handy talky (HT), megaphone, tandu lipat, sepatu boot, helm keselamatan, terpal, perlengkapan kerja lapangan, serta emergency kit dan peralatan P3K.

Perwakilan BPBD Sigi Sri indawati mengatakan, program mitigasi bencana yang dilaksanakan di Desa Rogo, dimaksudkan agar masyarakat memiliki kepedulian terhadap langkah apa saja yang harus dilakukan ketika bencana seperti banji sewaktu- waktu terjadi.

Karena bagaimanapun menurutnya, standar operasional prosedur memang sangatlah dibutuhkan dalam proses penanganan ketika bencana melanda.

“penting pemahaman masyarakat terhadap standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan” Ungkapnya

Dalam program itu juga, PLN bersama Yayasan Rumah dua Jari beserta BPBD Sigi, tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai penanganan ketika bencana terjadi.

Langkah antisipasi seperti penanaman bibit pohon dilakukan dengan menanam sebanyak 110 bibit mahoni dan 200 bibit bambu disepanjang daerah yang dinilai ideal dalam melakukan resapan air.

Diketahui, untuk Pohon mahoni beserta bambu menjadi Tumbuhan yang ideal dalam menyerap air sehingga mengurangi potensi terjadinya bencana seperti banjir.  (Admin)

Baca Lainnya

Terbalik, 2 Mobil Adu Banteng di Palu

11 Maret 2026 - 07:16 WITA

Ditemukan di Area Tambang, Situs Purbakala di Poso Rusak

6 Maret 2026 - 03:40 WITA

Baru diresmikan, Kantor Kelurahan Tipo Selesai dibangun Sejak 6 bulan lalu

9 Januari 2026 - 13:24 WITA

Terdampar, Paus 16 Meter Mati di Morut

16 Desember 2025 - 04:20 WITA

Mantan Bupati Donggala Kasman Lassa, Cekcok Sesama Pengguna Jalan

15 Desember 2025 - 03:13 WITA

Trending di Berita Hari Ini