
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr Renny Lamadjido (Tengah) saat melakukan sidak di Gudang Bulog Sulteng (Foto : Istimewa)
Pertigasulteng.com – Jelang Hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melakukan Inspeksi mendadak atau Sidak disejumlah Pasar Tradisional di Kota Palu dan juga di Gudang Bulog.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Renny Lamadjido mengatakan, dalam hasil sidak yang dilakukan Selasa (17/3) seperti di Pasar Inpres Manonda, Pasar Masomba serta Gudang Bulog, diketemukan untuk beberapa komoditas seperti daging mengalami lonjakan kenaikan harga.

Dijelaskanya, komoditas daging sapi yang sebelumnya 130 ribu perkilo, saat ini diketahui naik 150 ribu perkilonya. Kenaikan yang sama, ikut terjadi untuk daging ayam dari 70 ribu naik ke 80 ribu rupiah.
“ Hari ini kami bersama TPID dan unsur terkait melakukan sidak. Kami menemukan beberapa komoditas seperti daging sapi naik dari Rp130 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram karena keterbatasan pasokan. Begitu juga ayam potong dari Rp70 ribu menjadi Rp80 ribu. “Ungkapnya.
Adapun untuk komoditas lainnya, seperti Bawang merah Rp43.775/kg, bawang putih Rp42.553/kg, beras medium Rp13.861/kg, beras premium Rp15.430/kg, cabai rawit merah Rp60.633/kg, daging ayam ras Rp35.350/kg, serta minyak goreng “Minyak Kita” Rp16.390/liter.
Khusus untuk stok beras sendiri ditegaskan, saat ini berdasarkan hasil sidak dalam kondisi aman dengan ketersediaan stok di Gudang Bulog Sulteng mencapai 35 ribu ton.
“Stok beras di Bulog saat ini mencapai 35 ribu ton, cukup untuk 5 hingga 6 bulan ke depan” Jelasnya.
Kedepan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama instansi teknis lainnya, akan terus berusaha menekan laju inflasi daerah dengan meningkatkan koordinasi secara berkelanjutan antar Kabupaten.
Pantauan terhadap harga kebutuhan bahan pokok sendiri, diharapkanya melalui instansi teknis untuk dapat terus dilakukan, sehingga sejumlah langkah strategis dapat dilakukan secar cepat dan juga tepat. (Admin)













