Menu

Mode Gelap
OPINI : Seberapa Besar, Pengaruh Puasa Screen-Time Mengurangi Perilaku Konsumtif Teknologi Digital di Era AI Perang, Sebabkan Harga Plastik Ikut naik Selama 12 hari, Imunisasi Campak dilakukan di Kota Palu Terbakar, Bangunan Dekat Kompleks Palu Plaza Awali Haul Guru Tua ke 58, Festival Raudah digelar di Palu Hasil Sidak Walikota Palu, Taman Lasoso Tampak Rapi

Berita Hari Ini

Mahasiswa Palu, Ikuti Program Pertukaran Pemuda ke Australia

badge-check


					Mahasiswa Palu, Ikuti Program Pertukaran Pemuda ke Australia Perbesar

Carlitos Emanuel Mamusu (Kemeja Navy) (Foto :Ist)

Pertigasulteng.com, Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (24/10) resmi melepas Mahasiswa Palu untuk mengikuti progam Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN).

Kepala Dispora Sulawesi Tengah Drs Irvan Irianto mengatakan, keikutsertaan Pemuda asal Sulawesi Tengah yang berhasil masuk dalam program pertukaran pemuda ke Australia tersebut, tentunya sangat diapresiasi Pemerintah daerah.

Karena menurutnya, hal semacam itu akan membentuk pemuda tersebut menjadi lebih berkarakter, Inovatif, serta kreatifititasnya akan semakin meningkat, karena dituntut bertahan serta unggul dalam menghadapi persaingan kedepan.

“pemuda harus memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan global demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik” Jelasnya.

Adapun pemuda yang terpilih mengikuti Program PPAN tersebut, diketahui atas nama Carlitos Emanuel Mamusu yang merupakan mahasiswa Ekonomi Universitas Tadulako.

Rencannya, selama beberapa bulan terhitung sejak tanggal 31 Oktober hingga 9 Januari tahun depan, yang bersangkutan akan berupaya untuk meningkatkan kemampuanya melalui program pertukaran pemuda tersebut.

Hal ini sesuai denga tujuan dari Program PPAN, yang berkeinginan mengembangkan potensi pemuda didaerah sekaligus meningkatkan kemampuan pemuda secara nasional melalui kerjasama Internasional.

Khusus dalam proses keikutsertaan di program PPAN sendiri, dalam prasyaratnya terbilang cukup ketat, karena diharuskan memiliki wawasan kebangsaan, kemudian belum menikah, serta terpenting memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang mumpuni dengan dibuktikan melalui TOEFEL. ( Admin)

Baca Lainnya

OPINI : Seberapa Besar, Pengaruh Puasa Screen-Time Mengurangi Perilaku Konsumtif Teknologi Digital di Era AI

8 April 2026 - 11:08 WITA

Perang, Sebabkan Harga Plastik Ikut naik

7 April 2026 - 12:27 WITA

Selama 12 hari, Imunisasi Campak dilakukan di Kota Palu

7 April 2026 - 04:50 WITA

Terbakar, Bangunan Dekat Kompleks Palu Plaza

7 April 2026 - 02:43 WITA

Awali Haul Guru Tua ke 58, Festival Raudah digelar di Palu

29 Maret 2026 - 00:28 WITA

Trending di Berita Hari Ini