Menu

Mode Gelap
Baru diresmikan, Kantor Kelurahan Tipo Selesai dibangun Sejak 6 bulan lalu Jelang Akhir Tahun, Kemana Bagusnya di Palu Terdampar, Paus 16 Meter Mati di Morut Mantan Bupati Donggala Kasman Lassa, Cekcok Sesama Pengguna Jalan Pertiga Suara, Tentang Lelah yang Tak Pernah Kita Ceritakan Apa Iya, Kota Palu berpotensi Banjir seperti Sumatera Utara

Berita Hari Ini

Dikbud Palu sebut, Bahasa Kaili Mulai Terancam Punah

badge-check


					Dikbud Palu sebut, Bahasa Kaili Mulai Terancam Punah Perbesar

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Palu Hardi S.Pd, M.Pd (Memukul Gong)

Pertigasulteng.com, Palu – Semakin minimnya jumlah penutur, serta kurangnya penggunaan bahasa daerah khususnya Bahasa Kaili dalam lingkungan rumah dan keseharian, membuat Bahasa Asli Kota Palu tersebut, saat ini mulai terancam Punah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Palu Hardi S.Pd, M.Pd mengatakan, terancam punahnya Bahasa Kaili dalam beberapa tahun kedepan, diperkirakan terjadi karena bahasa tersebut, saat ini sudah semakin jarang dituturkan terlebih oleh Masyarakat Kota Palu itu sendiri.

“Jujur saya sampaikan ini, bahwa salah satu yg terancam punah adalah Bahasa kaili dan itu adalah kebudayan kita” Ungkapnya.

Karena itu juga, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu mulai memasukkan penggunaan Bahasa Kaili dalam sejumlah pembelajaran muatan lokal untuk dapat memperkenalkan kepada Siswa Sekolah Dasar mengenai penggunaan bahasa daerah.

Saat ini pun, Penggunaan Bahasa Kaili ikut dimasukkan dalam sejumlah agenda perlombaan semacam membaca Puisi, Pantun maupun sebagainya.

Hal ini dilakukan, seperti pada saat gelaran Festival Bahasa baru – baru ini, dimana penggunaan Bahasa Kaili dipakai dalam berbagai lomba yang digelar, seperti Baca Puisi maupun semacamnya.

Tentunya, langkah yang dilakukan instansinya haruslah ikut didukung oleh masyarakat luas, terlebih bagi masyarakat Kota Palu yang bersuku Kaili, untuk kembali mengenalkan dan mengajari anak-anaknya untuk bertutur dengan bahasa Kaili

Karena hal ini menjadi tanggung jawab bersama, baik dalam upaya melestarikan maupun memperkenalkan penggunaan bahasa daerah kepada generasi penerus. (Admin)

Baca Lainnya

Baru diresmikan, Kantor Kelurahan Tipo Selesai dibangun Sejak 6 bulan lalu

9 Januari 2026 - 13:24 WITA

Terdampar, Paus 16 Meter Mati di Morut

16 Desember 2025 - 04:20 WITA

Mantan Bupati Donggala Kasman Lassa, Cekcok Sesama Pengguna Jalan

15 Desember 2025 - 03:13 WITA

Kombes Pribadi Sembiring, Resmi Dilantik Jadi Ketua IOF Pengda Sulteng

16 November 2025 - 00:31 WITA

Rayakan HUT Ke 111 Desa Era, Bupati Morut Minta jaga Persatuan dan Kesatuan

30 Oktober 2025 - 03:15 WITA

Trending di Berita Hari Ini