Menu

Mode Gelap
Protes Soal Family Visit Atau Cuti Keluarga, PT GNI Sebut akan Berlaku Januari 2027 Wabup Poso Jemput Peluang Besar Kakao Sulawesi di Forum Strategis Makassar Seleksi Talent Detection Jadi Langkah Strategis Cetak Bibit Unggul Futsal Sulteng OPINI : Seberapa Besar, Pengaruh Puasa Screen-Time Mengurangi Perilaku Konsumtif Teknologi Digital di Era AI Perang, Sebabkan Harga Plastik Ikut naik Selama 12 hari, Imunisasi Campak dilakukan di Kota Palu

Berita Hari Ini

Kementerian Pariwisata Sebut, Kebersihan Destinasi Wisata di Indonesia masih rendah

badge-check


					Kementerian Pariwisata Sebut, Kebersihan Destinasi Wisata di Indonesia masih rendah Perbesar

Kementerian Pariwisata saat menjalankan Program Gerakan Wisata Bersih (GWB) di Danau Toba (Foto : Istimewa)

Pertigasulteng.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Gerakan Wisata bersih (GWB) Senin (5/5) melakukan aksi gotong – royong dengan membersihkan Kawasan wisata Danau Toba yang berlokasi di Provinsi Sumatera Utara.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan, program Gerakan Wisata bersih atau GWB sendiri di inisiasi Kementerian Pariwisata sebagai cara untuk meningkatkan kesadaran terhadap kebersihan di lokasi Destinasi Wisata.

Program ini pun menjadi prioritas Kemenpar, dalam mendukung peningkatan kualitas dari Destinasi Wisata yang ada di Indonesia salah satunya di Danau Toba.

“Ini adalah program prioritas dari Kemenpar untuk destinasi-destinasi wisata. Ini merupakan upaya kita dalam mendorong gerakan bersama untuk menjaga kebersihan setiap destinasi wisata,” Ungkapnya.

Dijelaskan juga, jika program ini pun dicetuskan tidak lain karena aspek kebersihan sendiri menjadi aspek penilaian dari setiap wisatawan yang akan berkunjungan ke suatu negara termasuk di Indonesia.

Sekalipun untuk angka Indeks Kinerja Pariwisata atau Travel Tourism Development Index (TTDI), untuk Indonesia naik dari posisi 32 menjadi posisi ke 22.

Namun untuk penilaian lainnya semacam health dan hygiene, penilaian terhadap Destinasi wisata di Indonesia masih dianggap rendah oleh banyak wisatawan khususnya dari luar negeri. (Redaksi)

Baca Lainnya

Protes Soal Family Visit Atau Cuti Keluarga, PT GNI Sebut akan Berlaku Januari 2027

6 Mei 2026 - 02:02 WITA

Wabup Poso Jemput Peluang Besar Kakao Sulawesi di Forum Strategis Makassar

5 Mei 2026 - 06:13 WITA

Seleksi Talent Detection Jadi Langkah Strategis Cetak Bibit Unggul Futsal Sulteng

4 Mei 2026 - 07:39 WITA

OPINI : Seberapa Besar, Pengaruh Puasa Screen-Time Mengurangi Perilaku Konsumtif Teknologi Digital di Era AI

8 April 2026 - 11:08 WITA

Perang, Sebabkan Harga Plastik Ikut naik

7 April 2026 - 12:27 WITA

Trending di Berita Hari Ini